Cari Nama Hosting Sebuah Website

Alat Bantu SEO

Cari Nama Hosting


Masukkan URL



Tentang Cari Nama Hosting

Tool Cari Nama Hosting adalah sebuah tool untuk mengetahui tempat hosting sebuah website, mungkin anda mendapati sebuah website yang memiliki kecepatan tinggi sehingga anda ingin mengetahui dimana website tersebut menyimpan file-file dan databasenya, sehingga ini bisa menjadi referensi bagi anda sebelum menentukan pilihan hosting yang akan dibeli.

Ketika anda mendapati sebuah website yang sering down dengan error 5xx yang berarti sedang terjadi permasalahan pada server, anda tentunya penasaran di hosting mana website ini berada, karena jangan sampai kita bernasib sama, Tool ini akan memberikan data alamat IP dan nama webhostingnya,sehingga dengan demikian anda bisa dengan mudah mengetahui nama webhosting tempat sebuah website di host.

Tips Memilih Webhosting

Memilih webhosting merupakan langkah awal dalam membangun sebuah website, memilih webhosting hendaknya bukan hanya berdasarkan penilaian tidak seimbang para affiliate marketer yang cenderung selalu memberikan sisi positif dari sebuah perusahaan webhosting tanpa mengulas sisi kekurangan webhosting tersebut.

Menurut sebuah riset, webhosting yang baik mampu memberikan 3S yaitu Speed, Support dan Security dimana ketiga hal tersebut sangan esensial bagi website anda karena selain baik bagi user juga menjadi pertimbangan dalam SEO, sudah bisa dipastikan Search Engine tidak melirik website yang lambat loadingnya, terdapat permasalahan dan keamanan tidak bagus.

Banyak provider webhosting yang menawarkan berbagai fasilitas, bahkan ada yang over sell alias tidak masuk diakal dalam hal harga (terlalu diobral), namun pada akhirnya berdampak pada membludaknya pelanggan yang tidak disertai upgrade pada server mereka.

Untuk itu anda perlu mempertimbangkan dalam memilih webhosting, berikut ini Tips Memilih Webhosting yang kami tulis berdasarkan pengalaman kami dan berbagai sumber:

Kenali Tujuan Membuat Website

Tentunya anda tahu tujuan anda membuat website, apakah sekedar ngeblog, web profesional, web download atau web streaming, tentunya anda harus mempelajari kebutuhan anda, mulai dari penggunaan CPU, IO, Ram dan Storage.

Ketika anda hanya ingin membuat blog personal yang tidak memerlukan terlalu banyak storage anda bisa mempertimbangkan untuk membeli webhosting yang storagenya kecil untuk menghemat uang tentunya, anda bisa memulai dengan menyewa hosting dengan storage 1 GB, sebaliknya jika anda hendak membuat website download, tentunya anda memerlukan storage yang cukup tinggi, misal diatas 10 GB.

Target Pengunjung

Ketika anda hendak menyewa webhosting, hendaknya anda memperkirakan terlebih dahulu seberapa banyak pengunjung website anda nantinya, jangan sampai nantinya website anda di suspend karena penggunaan bandwidth yang berlebih melebihi kuota yang ditentukan atau website anda down karena kehabisan Bandwidth.

Pada tahap awal membangun website biasanya anda tidak butuh bandwidth besar karena jumlah konten yang masih sedikit dan belum banyak diindex dan di ranking oleh Search Engine sehingga tahun pertama anda bisa menyewa hosting dengan bandwidth terkecil dan jika dibutuhkan anda bisa upgrade pada tahun berikutnya.

Penggunaan CMS atau Script

Masing-masing CMS atau Script pada website memakan resource yang berbeda, kenali seberapa besar resource berupa Ram, CPU dan IO yang dibutuhkan oleh CMS anda, jangan sampai website anda sering down karena keterbatasan resource.

Pihak webhosting sangat memungkinkan untuk mensuspend akun hosting anda jika anda memnggunakan resource yang sangat berlebihan melampaui batas yang ditentukan.

Pahami Tipe Server

Ada 3 type server yang digunakan dalam webhosting diantaranya Shared Hosting, VPS dan Private Server, harganyapun berbeda dimana Shared Hosting yang paling murah karena satu server bisa digunakan oleh ratusan bahkan ribuan website.

Ketika anda telah melakukan riset terhadap kebutuhan anda, mulai dari target pengunjung, CMS yang akan digunakan dan tujuan pembuatan website disinilah anda harus menentukan apakah anda akan menyewa shared hosting, VPS atau bahkan anda butuh Private Server.

Hati-Hati Terhadap Unlimited Offer

Istilah Unlimited ini terkadang menjadi jebakan bagi anda karena biasanya parameter yang dipakai untuk istilah Unlimited ini hanya Bandwidth dan Storage, sementara disana masih banyak parameter lain seperti CPU, RAM dan IO yang mana limited alias terbatas.

Jika anda butuh resource yang tinggi, ada baiknya anda mencoba menggunakan VPS ketika keperluan anda tidak bisa di tangani oleh Shared Hosting, tentunya anda memerlukan tambahan biaya dan skill dalam menggunakan VPS.